HARMONI TRADISI DAN EDUKASI DI BUMI ACEH: INOVASI KALAM PRABU SYIARKAN INSPIRASI HINGGA SE-NUSANTARA
Aceh Jaya — Semangat pelestarian nilai-nilai luhur budaya, sejarah, dan keagamaan bergema kuat dari pelosok Aceh Jaya. Dalam sebuah perhelatan tahunan yang memadukan napas sejarah kesultanan dan modernitas pendidikan, SMP Darun Nizham berhasil mengukir momen bersejarah yang tidak hanya menginspirasi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi pemantik semangat kepemimpinan berbasis kearifan lokal bagi seluruh anak bangsa di Nusantara.
Di balik keberhasilan besar ini, hadir sosok visioner Ridwan, S.Pd.I., MA, M.Pd. Beliau menjalankan peran ganda secara luar biasa—yakni sebagai Kepala SMP Darun Nizham sekaligus Wazir Katibul Muluk Kerajaan Negeri Daya . Di tengah kesibukannya menempuh studi sebagai kandidat doktor pendidikan di Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ridwan berhasil memimpin penyelenggaraan Resepsi Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan ajang pendidikan bergengsi: Lomba Penutur Sejarah, Cerdas Tangkas Cermat dan Familiyar (CTCF), serta Tahfiz Al-Qur’an tingkat SD, MI, dan TPA mitra strategis.
Spektakuler Kompetisi: MIS Tuwei Kareung Raih Juara Pertama
Sejak dirintis secara konsisten pada tahun 2022, ajang kompetisi tahunan ini terus berkembang menjadi panggung ajang bakat dan adu kecerdasan generasi muda. Suasana perlombaan berlangsung sangat dinamis, edukatif, sekaligus menguras emosi keseruan peserta.
Konsep lomba CTCF dirancang secara inovatif dan penuh tantangan melalui pelbagai metode pembelajaran modern yang interaktif, seperti:
-
Dinamika Kelompok & Tugas Individu, Berpasangan, serta Beregu
-
Babak Koboy & Tat Tik Bom untuk menguji kecepatan dan ketepatan berpikir
-
Picture and Picture untuk melatih ketajaman visual dan analisis sejarah
-
Babak Giliran & Rebutan yang menambah ketegangan serta sportivitas antar kontingen
Setelah melalui persaingan ketat yang menyajikan kualitas terbaik dari para peserta, MIS Tuwei Kareung Pasie Raya sukses tampil perkasa sebagai Juara Pertama dengan raihan skor nilai tertinggi. Posisi Juara Kedua berhasil diraih oleh SDN 3 Pasie Raya , disusul oleh SDN 5 Pasie Raya di posisi Ketiga.
Dengan nada haru dan penuh rasa syukur, Ridwan menyampaikan penghargaan terdalamnya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih banyak yang tak terhingga kepada seluruh peserta yang tampil penuh semangat, para dewa guru pendamping yang tak kenal lelah membimbing, serta wali siswa yang memberikan dukungan penuh. Ini adalah kerja keras bersama untuk melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual,” ujar Ridwan.
Kehadiran Para Raja dan Pengukuhan Inovasi KALAM PRABU
Pelaksanaan tahun ini terasa jauh lebih spesial dan bernilai sakral dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penyerahan hadiah kepada para pemenang secara langsung diserahkan oleh rombongan kehormatan Raja Aceh.
Perhelatan ini menghadirkan tamu-tamu agung tingkat nasional dan kesultanan, di antaranya DYMM Paduka Seri Baginda Sultan Saifullah Alaiddin Riayat Syah (Raja Negeri Daya sekaligus Pemangku Kesultanan Aceh Darussalam) serta Dato’ Kiam Radja TG. Prof. DR (HC) Fekri Juliansyah, Ph.D. (Ketua Lembaga Dzurriyat Raja Sultan Se-Nusantara), bersama para raja, pangeran, dan permaisuri dari jajaran lima Raja Aceh Darussalam.
Momen puncak dari ajang ini ditandai dengan Pengukuhan Inovasi KALAM PRABU—sebuah akronim dari Kearifan Lokal Akhlak Mulia Pendidikan Religius Anak Berbudaya. Inovasi pendidikan ini digagas sebagai benteng moral dan karakter bagi generasi muda di tengah arus modernisasi. Acara dilanjutkan dengan Penandatanganan MoU & Prasasti, serta Penganugerahan Tokoh Mitra Strategis Lintas Sektor sebagai bentuk apresiasi atas sinergi bersama melestarikan pendidikan berkarakter.
Merawat Amanah Syariat dan Budaya Tak Benda Nusantara
Kedatangan para pemimpin adat dan raja Nusantara ini tidak hanya berhenti di arena perlombaan. Usai pengukuhan inovasi KALAM PRABU di SMP Darun Nizham, rombongan agung dijadwalkan bertolak melakoni safari sejarah dan silaturahmi budaya ke wilayah Aceh Barat.
Rangkaian kunjungan kehormatan ini meliputi:
-
Kunjungan ke Rumah Raja Teunom dan Ziarah Makam Raja Teunom
-
Kunjungan ke Monumen Kupiah Teuku Umar
-
Silaturahmi Resmi dengan Bupati Aceh Barat
-
Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar
-
Kunjungan ke Pesantren Teuku Suman Teuga
-
Ziarah ke Makam Ulama Kharismatik Abu Ibrahim Woyla
Menanggapi rangkaian acara langka yang menginspirasi ini, Ketua Lembaga Dzurriyat Raja Sultan Se-Nusantara, Dato’ Kiam Radja TG. Prof. DR (HC) Fekri Juliansyah, Ph.D., menyatakan dukungan penuhnya terhadap panitia dan penggerak inovasi KALAM PRABU.
“Mari kita bersama-sama merawat amanah syariat dan warisan budaya tak benda ini. Langkah ini sangat krusial agar generasi penerus bangsa tidak kehilangan akar sejarahnya, serta mampu menghargai, mencintai, dan membanggakan identitas budayanya sendiri di mata dunia,” tegas beliau.
Perpaduan antara kepemimpinan akademis, semangat keagamaan, dan pelestarian sejarah yang ditampilkan oleh SMP Darun Nizham ini menjadi bukti nyata bahwa dari pelosok daerah, sebuah dedikasi besar mampu memancarkan sinar inspirasi yang menggugah seluruh nusantara. Semoga seluruh rangkaian kunjungan dan niat mulia ini senantiasa mendapat keberkahan serta perlindungan dari Allah SWT.