Aceh Jaya, 28 Oktober 2025 – Semangat sumpah pemuda SMP Darun Nizham perkuat kemitraan dengan Dinas Koerasi Perindustrian dan Perdagangan Aceh Jaya. Dalam tiga tahun terakhir hasil MoU SIRAMBI Sekolah Islam Berbasis Industri dengan Diskoperindag Aceh Jaya melalui Kasie Pembinaan Usaha Industri Linda Desianti, S. KM. di ruang kerjanya memperkuat kembali komitmen kemitraan setelah mengevaluasi kegiatan kemitraan dua tahun terakhir dengan hangat dan saling mengacungkkan jempol. “Di hari sumpah pemuda ini menjadi momentum penting setelah perjalanan panjang kemitraan antara Darun Nizham dan Diskoperindag Aceh Jaya sejak tahun 2023”. Ujar Linda.
Kala itu, awal dan Launching Program SIRAMBI (Sekolah Islam Berbasis Industri) ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Ners. Ernani Wijaya, M. Kes. diiringi monumental yang mengukuhkan lahirnya konsep sekolah berbasis industri dari rahim Darun Nizham.
Darun Nizham terus berinovasi. Tahun 2024 menjadi saksi peluncuran 114 produk halal dan jasa unggulan hasil inovasi santri dan guru dalam wadah SIRAMBI mulai dari makanan pangan lokal, produk herbal, hingga layanan jasa dan digital berbasis pesantren. Gebrakan itu menjadi simbol nyata bahwa pesantren bukan hanya tempat ibadah dan pendidikan moral, tetapi juga pusat lahirnya wirausaha muda Islami dan berkarakter mandiri.
Kepala SMP Darun Nizham Ridwan, S. Pd. I., M. A., M. Pd., menyebut kerja sama ini bukan sekedar hitam di atas putih, melainkan wujud nyata ukhuwah dan komitmen pembangunan SDM berbasis iman, ilmu, dan industri. “Kami telah mendapatkan HKI, Sertifikat halal untuk 100 produk dan sertifikan TKDN berkat fasilitasi Kasie Pembinaan Usaha Industri. Berbagai pelatihan kami sering dilibatkan dan menghasilkan produk nyata. Kami sangat berterimakasih dan ingin membuktikan bahwa pesantren mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Bukan hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan teknologi masyarakat,” ujar Ridwan.
Selaku konseptor program dan inisiator SIRAMBI, mengungkapkan rasa haru atas Berbagai fasilitas luar biasa dari jajaran pemerintahan Aceh Jaya, terutama Kasie Pembinaan Usaha Industri yang telah memberikan pendampingan hingga tahap tahap finalisasi pengukuhan Inovasi SIRAMBI “Kami sangat berterima kasih atas pelayanan prima dan bimbingan Ibu Linda Desianti, S. KM. Kami berharap kerjasama ini yang akan kami berikan penganugerahan Tokoh Mitra Strategis 6 November mendatang bukan sekedar seremonial, melainkan menjadi langkah besar yang penuh inspirasi. Ini adalah bukti kerja nyata kemitraan lintas sektor untuk mewujudkan generasi cerdas, mandiri, dan berkarakter Islami ,” tuturnya dengan penuh semangat.
Ketua Panitia kegiatan, Sulaiman, S.Pd. , menambahkan bahwa penandatanganan MoU dengan Pemda akan dilangsungkan secara meriah pada acara “Pengukuhan SIRAMBI dan Penandatanganan Prasasti Kerja Sama” di halaman SMP Darun Nizham, Teunom, 6 November 2025 mendatang. “Kegiatan ini bukan hanya memperkuat kerja sama, tapi menjadi momen inspiratif bagi generasi emas Aceh Jaya. Bayangkan, dua dekade lalu, Bupati Aceh Jaya saat ini adalah salah satu santri Darun Nizham . Hari ini dia kembali ke almamaternya sebagai pemimpin daerah yang menandatangani MoU besar untuk pendidikan dan industri. Itu luar biasa dan patut menjadi teladan bagi seluruh santri,” ungkap Sulaiman. Menurutnya, hubungan historis ini menjadi simbol nyata bahwa pendidikan berbasis pesantren mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkarakter, cerdas, dan berjiwa sosial tinggi. Semangat tersebut akan terus dihidupkan melalui penerapan SIRAMBI yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan etos kerja, inovasi, dan kemandirian ekonomi bagi santri.
Komitmen kedua pihak untuk melaksanakan evaluasi rutin, memperpanjang masa kerja sama selama lima tahun ke depan, dan membuka ruang bagi kolaborasi multisektor yang melibatkan dunia usaha, industri kreatif, serta lembaga pendidikan tinggi. Semua pihak sepakat bahwa pesantren hari ini harus menjadi pusat inovasi sosial dan ekonomi umat , bukan sekedar institusi keagamaan. Dengan semangat kolaborasi dan doa bersama, penandatanganan MoU ke-3 antara Darun Nizham dan Pemkab Aceh Jaya diharapkan menjadi gerbang pintu era baru pendidikan Islam berorientasi industri di Aceh Jaya. Melalui SIRAMBI, Darun Nizham bertekad menjadikan santri tidak hanya pandai membaca kitab, tetapi juga pandai membaca peluang zaman .
Ridwan di penghujung pertemuan mengungkapkan “Kita ingin santri tidak hanya menjadi penonton di era industri, tapi menjadi pelaku utama penggerak ekonomi halal dan teknologi Islami dari Aceh untuk dunia.”
Kegiatan ini menurut Ridwan, di gelar ke 16 Sekolah Mitra terus mengembangakan inovasi setelah mearaih juara pertama inovasi sekolah di Penajaya tahun 2024. Kini siap melaju dengan inovasi baru dan terus melakukan pengembagan jaringan dan membangun kemitraan sekarang ini mencapai ke 39 lembaga strategis lintas sektor. Momen kali ini adanya penyerahan 10 Sertifikat Produk Halal pada dewan guru dari MUI yang telah melalui berbagai proses pemerikasaan bahan baku halal sampai ke dapur produksi Bersama Linda Desianti, S. KM. Kasie Pembinaan usaha perindustrian Diskoperindag. sebagai fasilitator yang diajukan melalui pembinaan Yayasan Matahari. Selanjutnya Ibu Linda juga memfasilitasi dewan guru Darun Nizham mengurus NIB dan mencapai Sertifikat TKDN yang akan di serahkan di acara puncak pengukuhan Inovasi SIRAMBI Mendatang.
Para siswa pun terlihat antusias mengikuti setiap langkah kegiatan. Mereka tak hanya berlomba untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk merasakan sensasi bermain secara langsung, berinteraksi dengan teman sebaya, dan menikmati keceriaan perlombaan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. “Ini permulaan baru. Ke depan, masih banyak inovasi yang akan kita hadirkan. Doakan agar kami tetap istiqamah dalam mengembangkan pendidikan Islami yang relevan dengan kebutuhan generasi dan sesuai dengan tuntutan zaman. Pada akhirnya tidak hanya meninggalkan kesan meriah, namun juga menorehkan harapan besar menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Aceh bahkan Indonesia.