ACEH JAYA – Sebuah gebrakan luar biasa terjadi di Aceh Jaya! Yang tadinya cuma mimpi di siang bolong, kini berubah jadi target nyata: produk lokal Aceh siap mengglobal di tahun 2026! Bukan main-main, ratusan peluhan IKM (Industri Kecil Menengah) daerah ini mendadak punya nyali besar menembus pasar internasional setelah digembleng dalam pelatihan ekspor impor yang bikin melongo.
Ini berita mencengangkan, karena di hari kelima pelatihan yang selenggarakan oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (DISKOPERINDAG) Aceh Jaya (21-11-2025) kemarin, suasananya bukan lagi kelas biasa. Ruang pelatihan meledak oleh semangat, berubah jadi markas besar strategi perang dagang!
Bukan Teori ‘Kaleng-kaleng’, Langsung Praktik Cari Duit Dollar! Narasumber kunci yang didatangkan, Bapak Zulfikar, S.T., M.SP, Kepala Bagian Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Provinsi Aceh, datang dengan jurus jitu yang bikin peserta terperangah. Beliau tidak hanya ceramah soal birokrasi rumit, tapi langsung buka laptop dan mendemonstrasikan cara ‘menculik’ buyer (pembeli) dari Eropa, Asia, dan Amerika secara online!
“Era nunggu bola sudah lewat! Sekarang kita yang proaktif nyari duit di ujung jari kita!” seru Zulfikar, yang disambut decak kagum peserta.
Para IKM yang tadinya cuma bisa curhat soal perizinan berbelit dan kurang modal, mendadak tercerahkan. Mereka diajari ‘sihir’ menggunakan portal Kemendag dan portal swasta ternama untuk memamerkan produk mereka ke seluruh dunia.
Sejarah Terbalik: Dulu Kita Belanja ke Penang, Sekarang Mereka yang Kita Jualin!
Yang paling bikin heboh adalah pengumuman soal jalur ekspor langsung Aceh-Penang yang bakal dibuka lagi. Ini bukan cuma rute kapal, ini soal martabat daerah!
Seorang peserta dengan mata berkaca-kaca berujar, “Dulu indatu kami (nenek moyang) belanja baju lebaran ke Penang. Hari ini, kita balikkan ceritanya! Mereka yang akan belanja produk unggulan Aceh Jaya kita!”
Mimpi ini disambut gegap gempita oleh “SIRAJA” (Solidaritas Industri Aceh Jaya). Muhammad Ali, S.Sos., perwakilan SIRAJA, menegaskan: “Kami siap! Kolaborasi ini bakal jadi sejarah baru!”
114 Produk Halal Siap ‘Invasi’ Kontainer Ekspor! Target 2026 bukan isapan jempol! Aceh Jaya punya amunisi lengkap:
Kopi Robusta Lamno dan Kopi Portugis yang aromanya menggoda dunia. Aneka Kerajinan Rotan yang artistik. Roti Mata Biru yang legendaris siap jadi snack global. Hingga produk turunan canggih seperti Arang Briket, Minyak Nilam, dan Kosmetik Halal.
Para punggawa bisnis lokal pun unjuk gigi. Dasreil, CEO PT. Jaya Tour Travel, siap dengan seribu kerajinan rotan dan paket wisata mewah harga rakyat. CEO Simata Biru siap tempur soal kualitas dan kuantitas roti legendarisnya.
Tak mau kalah, dunia pendidikan pun ikut gila-gilaan! Ridwan, pemimpin sekolah berbasis industri, mengklaim punya 114 produk halal inovatif hasil binaan siswa yang siap “masuk kontainer ekspor” besok!
Air Mata Haru Panitia
Ibu Linda Desiati, S.KM., dari pihak panitia penyelenggara, mengaku terharu campur kaget melihat ledakan antusiasme ini. “Semangat mereka ini luar biasa. Kami siap all out fasilitasi sampai tuntas!” janjinya.
Hari kelima ini bukan penutup, tapi kick-off perang dagang yang paling ditunggu-tunggu. Aceh Jaya telah menemukan jalannya. Siap-siap saja melihat produk “Made in Aceh Jaya” nampang di pasar global! Gemparkan dunia!
-Ridwan dan Redaksi angkasanew.com