ACEH JAYA – Di tengah hiruk pikuk modernisasi pendidikan, sebuah gebrakan luar biasa terjadi di ujung jantung Aceh Jaya (14-11-2025). Dayah Terpadu Darun Nizham, melalui inisiatif ambisius bertajuk sistem informasi ruang multi pembelajaran digital dikemas dalam bingkai Inovasi SIRAMBI Sekolah Islam Berbasis Industri. Kini resmi meluncurkan fasilitas canggih yang siap mengubah paradigma belajar mengajar secara fundamental. Bukan sekadar janji, inovasi ini diwujudkan dalam bentuk nyata, kehadiran TV digital berukuran raksasa 74 inci yang kini menghiasi ruang-ruang publik untuk belajar, menjanjikan pengalaman pembelajaran yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Sebuah langkah raksasa yang menginspirasi, menunjukkan komitmen teguh Darun Nizham dalam menyambut era pembelajaran berbasis digital secara profesional dan progresif.
Perubahan menggema ketika era TV analog tinggal kenangan, kini TV digital menjadi media pembelajaran yang menarik, dapat menulis di layer, memilih gambar, Video bahkan mendesain video dan gambar sendiri. Bayangkan sebuah ruang kelas di mana gangguan “bintik semut” atau noise pada layar televisi menjadi kisah masa lalu. TV digital 74 inci ini hadir sebagai jawaban atas kerinduan akan kualitas visual dan audio yang sempurna. Keunggulan utamanya terletak pada kualitas gambar yang luar biasa jernih, menghadirkan visual yang lebih tajam, hidup, dan nyaman dilihat mata. Setiap detail materi pelajaran, mulai dari peta interaktif hingga simulasi ilmiah, kini tersaji dalam resolusi tinggi tanpa bayangan yang mengganggu.
Tidak hanya mata, telinga pun dimanjakan. Suara yang dihasilkan TV digital ini luar biasa bersih. Mampu meredam gangguan audio atau noise secara efektif, komunikasi antara guru dan siswa menjadi lebih lancar dan fokus. Ini adalah lompatan kualitatif dalam penyampaian informasi, memastikan setiap kata dan penjelasan terserap dengan optimal oleh para santri.
Pilihan tanpa batas dan rfisiensi spektrum yang sangat elegan menunjang Inovasi SIRAMBI bukan hanya soal kejernihan gambar dan suara, tetapi juga tentang kekayaan konten. Dengan jumlah kanal yang lebih banyak dibandingkan TV analog konvensional, pilihan media pembelajaran menjadi sangat beragam. Para pendidik memiliki kebebasan untuk mengakses berbagai saluran edukasi, membuka jendela dunia pengetahuan yang lebih luas bagi para santri.
Yang lebih mencengangkan, semua keunggulan ini bersifat gratis alias free-to-air. Tidak diperlukan biaya berlangganan bulanan yang memberatkan atau kuota internet yang cepat habis. Akses pendidikan berkualitas kini tersedia tanpa hambatan finansial tambahan.
Dari sisi teknis, efisiensi yang ditawarkan teknologi ini patut diacungi jempol. Siaran TV digital menghemat spektrum frekuensi secara signifikan. Satu kanal frekuensi bisa menampung banyak program siaran sekaligus, membuka ruang untuk layanan lain yang lebih futuristik seperti 5G di masa mendatang. Ini adalah investasi jangka panjang yang cerdas dari Darun Nizham.
Sinyal stabil menunjang pembelajaran dinamis, karena salah satu momok pembelajaran berbasis teknologi adalah sinyal yang tidak stabil. Namun, TV digital dalam kerangka SIRAMBI ini mematahkan kekhawatiran tersebut. Stabilitas sinyalnya sangat bagus; siaran tetap jernih dan stabil bahkan jika perangkat dalam kondisi bergerak atau terjadi sedikit gangguan cuaca—sesuatu yang mustahil terjadi pada TV analog. Keandalan ini menjamin proses belajar mengajar berjalan dinamis, lancar, dan tanpa jeda yang mengesalkan.
Respons haru dari para penggerak perubahan dengan kehadiran fasilitas canggih ini disambut dengan penuh suka cita dan keharuan oleh para pimpinan dan penggerak di Darun Nizham.
Ridwan, S. Pd. I., M. A., M. Pd., salah satu tokoh sentral di balik inisiatif ini, tak kuasa menyembunyikan perasaannya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya.
“Saya haru dan ini luar biasa. Kehadiran media digital ini bukan hanya sekadar penambahan alat, tetapi secara fundamental memperkuat fasilitas pelayanan pembelajaran berbasis digital kami,” ujar Ridwan. “Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk tidak hanya mengikuti zaman, tetapi memimpin perubahan zaman dalam bingkai pendidikan Islam di Aceh.”
Semangat yang sama membara dalam diri Sulaiman, S. Pd., Ketua Pelaksana Inovasi SIRAMBI. Baginya, momen ini adalah titik tolak untuk bergerak lebih cepat lagi.
“Ini bagai gayung bersambut. Antusiasme kami sangat tinggi,” kata Sulai
man penuh semangat. “Filosofi kami jelas: begitu alat tiba, kita harus ‘ngebut’. Langsung pasang, langsung gunakan untuk media pembelajaran. Tidak ada waktu yang terbuang percuma. Santri kami berhak mendapatkan yang terbaik.”
Tim teching berani memulai dan mengukir tonggak sejarah penggunaan pertama TV digital 74 inci ini ditorehkan oleh tim pengajar yang berdedikasi. Ali Murtaza, S. Pd., bersama tim teaching-nya yang solid, Rizwan, S. Pd., dan Ismail, S. Pd., menjadi garda terdepan yang langsung mengaplikasikan teknologi ini dalam pembelajaran. Keberanian mereka untuk segera beradaptasi dan berinovasi menjadi inspirasi bagi guru-guru lain di lingkungan Dayah Terpadu Darun Nizham.
Darun Nizham telah menunjukkan kepada kita semua bahwa pendidikan berbasis digital yang profesional, canggih, dan menginspirasi bukanlah mimpi di siang bolong. Melalui penguatan SIRAMBI dan kehadiran TV digital 74 inci, mereka tidak hanya menyiapkan santri untuk masa depan, tetapi juga mendefinisikan kembali masa depan pendidikan itu sendiri. Aceh Jaya kini memiliki mercusuar baru dalam dunia pendidikan yang siap bersinar terang.
— Ridwan dan Redaksi Angkasanew